@flotozimanh | Notes
Mengasah Hak Penuh Untuk Bertaqwa Dan Bertawakkal

Apakah aku ini didengar? Apakah aku ini berhak untuk menghentikan segala apapun yang diluar kendaliku? Terdengarnya memang agak berkontradiksi. Bahkan ketika seolah-olah pekerjaan duniawi itu menjadi prioritas utama dalam kehidupan, orang-orang terlihat bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Ya, berkali-kali saya ulang, manusia ini banyak sekali ketergantungan dalam kehidupannya, yang membuka jalan untuk menjadi bahan perbudakan, namun apa daya sebenarnya bila aku ini dijewantahkan untuk mewujudkan لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ, tiada Tuhan selain Allah.

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

La ilaha ilallah, tiada tuhan selain Allah. Ya, ini adalah kalimat ultimate, yang tiada apapun boleh menolak apapun dari kehendak-Nya. Walaupun sebutlah diri ini banyak ketergantungan, kalimat لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ tidak boleh terlanggar karena apapun yang membuat ketergantungan diri ini kepada yang selain dari Allah. Bertaqwa, bersadar diri, tidak boleh apapun itu membuat manusia ini bergantung kepada selain dari Allah adalah nikmat yang sangat luar biasa. Meskipun orang suka mengotak-atik alam dengan segala akalnya untuk membuat individu yang lain bergantung kepadanya, namun tetap bagi mereka yang bersaksi bahwa benar-benar haruslah tidak ada yang disembah selain Allah secara mutlak.

Mereka yang suka membuat ketergantungan, mereka yang suka memerintah, yang menindas, akan selalu menghadapi kalimat ini, karena jelas dan memang, mereka yang benar-benar beragama itu kebanyakan orang-orang yang lemah, tidak hanya lemah iman mereka, secara segala sisi mereka ini benar-benar lemah, lemah akal, lemah jiwa, lemah kendali hidup, dan macam-macam. Namun tetap, akankah Allah membiarkan orang-orang lemah ini terlena dalam kesengsaraan dikarenakan makhluk yang lain?

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ غَٰفِلًا عَمَّا يَعْمَلُ ٱلظَّٰلِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ ٱلْأَبْصَٰرُ

Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, - QS Ibrahim [14:43]

Demikianlah janji Allah yang dapat engkau tagih.

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Di dalam sumber hadits, kalimat ini adalah ''harta simpanan di bawah 'Arsy.' karena memang saking powerfulnya kalimat ini dan saya sendiri terkadang melihat, terkadang segala kesulitan itu hanyalah selera manusia itu sendiri yang mempersulit, entah itu dari dalam pikiran ataupun dari orang yang lain. Ini adalah sesuatu yang secara mutlak harus terjadi kepada apapun yang sanggup membuat seorang hamba itu lalai dari Rabb-nya, apapun itu. Selesai-lah segala urusan yang dibuat manusia, yang membuat ketergantungan, yang membuat segala-galanya tidak berhenti, kebohongan, rekayasa, apapun itu. Beruntunglah untuk mereka yang mengamalkan kalimat ini, dan tenanglah jiwa-jiwa mereka.