Dunya, bila diibaratkan menjadi sebuah persona (seseorang), dia akan menjadi seorang wanita atau pria yang tampak cantik, tampan, tua, dan indah dengan segala hiasnya. Dia adalah pengecoh dengan daya tarik yang singkat untuk mendistraksi umat manusia dari tujuan ultimate mereka, beribadah, dan juga akhirat.
Persona Dunya
Berikut adalah perumpamaan dunya bila dijadikan atau diumpamakan menjadi persona seseorang.
1. Master of Deception [Ahli Muslihat]
Dia bisa juga terlihat muda, menawan, berenergi, dan benar-benar luar biasa cantik atau tampan pada permukaannya, namun di dalam hatinya sangatlah pahit, terlihat tanda menuanya, dan akhirnya semua itu bersifat sementara.
ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ وَزِينَةٌۭ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌۭ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّۭا ثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمًۭا ۖ وَفِى ٱلْـَٔاخِرَةِ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ ٢٠
Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering, dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu. - QS Al-Hadid [57:20]
2. Meminang Dengan Perawatan Tinggi
Seperti peminang yang memangku wanita cantik, yang akhirnya akan menyakiti hati peminangnya. Seorang perempuan yang dipinangnya ini selalu memberikan harapan janji palsu yang fana, selalu menghabisi energi dan waktu peminangnya. Dan yang akhirnya adalah mengkhianati seluruh peminang yang jatuh cinta yang sangat dalam kepadanya.
3. Tidak Pernah Cukup
Dia akan menunjukan keserakahan yang tidak berujung. Mengejar dia ibaratnya seperti meminum air laut yang asin (air garam): semakin engkau minum air itu, semakin engkau haus, dan dia tidak pernah benar-benar memenuhi kecukupanmu.
4. Persahabatan Sekejap
Dia ini adalah seorang musafir untuk sementara waktu. Ibaratnya seperti seseorang yang sedang berteduh di bawah pohon sebelum ia akan pergi lagi.
Value Dunia & Sikap Seorang Beriman
Dunya pada dasarnya tidaklah seluruhnya baik ataupun buruk, sederhananya seperti perihal ujian lapangan yang netral. Nilai dunia begitu kecil di sisi Allah sehingga jika dunia ini berharga walaupun hanya seekor nyamuk, dia tidak akan memberi orang kafir seteguk air pun. Karena alam muslihatnya, seseorang yang beriman bersikap kepada dunia dengan waspada:
1. Seperti Penjara
Dunia itu seperti penjara bagi orang yang beriman. Karena isinya kebanyakan dari muslihat, pilihan seorang yang beriman tidaklah banyak namun terjaga dari terperosoknya diri kedalam neraka.
2. Seperti Musafir
Rasulullah ﷺ pernah menganjurkan:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمنْكِبَيَّ فَقَالَ: (كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ) وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يَقُوْلُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلا تَنْتَظِرِ المَسَاءَ. وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لمَوْتِكَ
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma dia berkata: “Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundakku seraya bersabda: ”Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau pengembara”. Maka Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma menyatakan: “Jika engkau berada di sore hari janganlah engkau menunggu datangnya esok hari. Jika engkau berada di pagi hari, janganlah engkau menunggu datangnya sore hari. Pergunakanlah masa sehatmu untuk menghadapi masa sakitmu, dan masa hidupmu untuk menghadapi masa kematianmu.” - Diriwayatkan oleh al Bukhari [6416]